Postingan

Menampilkan postingan dengan label Debian

Installasi XAMPP di Debian

Gambar
Salam Linuxer, di kesempatan kali ini saya akan sedikit berbagi pengalaman tentang bagaimana saya melakukan installasi XAMPP pada mesin Debian saya, sebenarnya di samping XAMPP, ada beberapa pilihan lain yang bisa digunakan seperti LAMP atau LEMP.

Bagaimana Menampilkan Karakter Jepang (Kanji) di Iceweasel pada Debian Squeeze

Masalah ini sudah lama saya alami. Saat saya mengunjungi situs atau website berbahasa Jepang, huruf kanji Jepang sama sekali tidak terbaca pada browser Iceweasel di Debian Squeeze milik saya. Terima kasih untuk Indrali , catatan kecilnya sangat membantu masalah yang saya hadapi. Berikut ini, saya sertakan bagaimana cara menampilkan karakter Jepang ( Kanji ) di Iceweasel (Firefox) pada Debian Squeeze ; # apt-get install ttf-sazanami-gothic Perintah di atas akan melakukan instalasi ttf-sazanimi-gothic yang akan menampilkan karakter Jepang (Kanji) di Iceweasel. Tulisan kali ini juga sebagai sarana dokumentasi saja, mana tahu ada diantara kawan-kawan pengguna Debian yang mengalami masalah yang sama. All credits go to Indrali , it works like a charm to me :D

Mengkonversi File berekstensi .bin atau .cue Menjadi .iso di Debian

Beberapa hari yang lalu saya mengunduh tutorial Linux Debian CBT dalam format .bin atau .cue, tapi sedikit kesulitan untuk membuka file dalam format tersebut. Solusinya masih seperti biasa, STFW dan kemudian RTFM . Kesempatan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana menkonversi file .bin atau .cue menjadi format .iso dengan menginstall aplikasi bchunk # apitutde install bchunk sekarang untuk mengkonversi file.bin atau file.cue menjadi file.iso, bisa dengan mengetikkan perintah berikut; # bchunk file.bin file.cue file.iso setelah file berhasil dikonversi menjadi file.iso, kita bisa mengekstrak file tersebut di mesin Debian kita dengan cara, klik kanan file.iso tadi, lalu pilih extract here. Dan sekarang kita bisa melihat-lihat isi file yang kita unduh tadi. Selemat berlinux ria :)

Install LibreOffice di Debian Squeeze dari Backports

Kabar dari Debian bertanggal 23 Juni 2011 bahwasanya transisi dari OpenOffice ke LibreOffice sudah komplit. Sekarang LibreOffice sudah tersedia untuk versi " testing " dan " unstable " sejak Maret dan sekarang sudah tersedia pula di Backport -nya Debian 6.0 "Squeeze".

Debian Squeeze Repositories

Berikut ini daftar repo untuk Debian Squeeze yang saya gunakan; ## Debian Official Repository Mirror squeeze: deb ftp://debian.oregonstate.edu/debian/ squeeze main contrib non-free deb-src ftp://debian.oregonstate.edu/debian/ squeeze main contrib non-free deb ftp://debian.oregonstate.edu/debian/ squeeze-proposed-updates main contrib non-free deb-src ftp://debian.oregonstate.edu/debian/ squeeze-proposed-updates main contrib non-free ## Main Repo deb http://security.debian.org/ squeeze/updates main contrib non-free deb http://ftp.debian.org/debian/ squeeze main contrib non-free deb http://ftp.debian.org/debian/ squeeze-updates main contrib non-free ##KLAS deb http://buaya.klas.or.id/debian squeeze main non-free contrib deb http://buaya.klas.or.id/debian-volatile squeeze/volatile main contrib deb http://buaya.klas.or.id/debian-security squeeze/updates main non-free contrib deb http://buaya.klas.or.id/debian stable-proposed-updates main non-free contrib #...

Network Manager: Deviced not managed

Network manager saya tidak berjalan dengan baik, pesannya seperti judul postingan di atas, dengan sedikit googling, solusi dari masalah saya bisa diselesaikan, kadang hanya butuh sedikit usaha untuk menyelesaikan sedikit masalah, tanpa perlu panik tentunya :D Ini dia solusi dari saya, cekidot ;) $ nano /etc/NetworkManager/NetworkManager.conf [main] plugins=ifupdown,keyfile [ifupdown] managed= false Ganti false ke true , kemudian reboot . Masalah selesai, sekarang Aplet Network Manager kita work like a charm ;)